sudah jelas, aku selalu merasa ... ingin bebas. ada seribu satu pilihan yang tersedia di hadapan mataku, tapi aku tidak akan pernah merasa puas apabila tidak aku sendiri yang memutuskan akan memilih yang mana. meskipun itu artinya aku harus memilih jalan yang salah.
setidaknya, aku yang menyetir kendaraanku sendiri, kau tahu maksudku?
awalnya, aku pikir semua orang pasti merasa begitu. hm, tapi aku tidak pernah benar-benar tahu, bukan?
terkadang aku merasa aku adalah seorang misfit di lingkunganku. seseorang yang aneh. sometimes i feel like i'm different, but not in a good way. seseorang yang ... pantas untuk kau bicarakan di belakang--meskipun sesungguhnya aku pun tidak tahu apakah aku benar-benar dibicarakan di belakang.
this insecurity often makes me feel like shit, you know?
albeit, i think we have to be tough for what we really want.
sering sekali aku bertanya-tanya: apakah aku harus membuang jauh-jauh "idealisme" itu dan menjadi normal, atau tetap menjadi aneh namun selalu tidak begitu disukai orang?
dan aku selalu menjawab: yang kedua.
lagipula, aku boleh menjadi apapun asalkan aku tidak menyakiti orang lain, bukan?
jadi :) deal with it, people :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar