Minggu, 25 Agustus 2019

poetry is the most beautiful form of self expression

berada di dalam tubuh suatu entitas yang tidak bisa kaudefinisikan. entitas itu begitu kompleks, begitu misterius; bisa jadi dia tidak menghuni dimensi yang sama denganmu. kau tidak akan pernah benar-benar mengenalnya, tidak akan pernah benar-benar menggapainya.

tidak pula aku, sang tubuh yang menaunginya.

namun terkadang dia menunjukkan hasratnya, emosinya, terutama di waktu-waktu ketika egoku tidak membumbung tinggi. satu detik berjalan seperti satu menit kala dia menampakkan dirinya. tubuhku kewalahan, namun ada damai terselip di balik megahnya entitas itu.

untuk beberapa saat aku meninggalkan kewarasanku, memberikan segalanya untuknya, entitas itu.

dan ketika aku kembali, selembar kertas telah dia sulap menjadi keindahan yang begitu pokta--lewat kata-kata, lewat majas yang dirangkai dengan hati-hati.

betapa aku ingin menemuinya suatu hari nanti, berbagi kesadaran dengannya, berbagi bumi dengannya.

---------------------------------------

and while i'm writing this, lana del rey is singing ever so beautifully in my ear.

it's been too long since the last time i wrote something proper. it's a struggle to write these shabby sentences, but i hope i have gotten my point across. i want to stop fueling my ego and start giving time and place for my authentic being to show up. and when the time comes, i want to start expressing it through words, through poetry. i feel like poetry is the only thing that i know i will be passionately in love till the end of my days.

i wish i could be organized enough to start properly learning about poetry.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar