biarkan aku yang merasakannya sendiri
aku resapi dalam hati
aku sandingkan dengan jantung dan harta azmat lainnya yang aku hargai.
lantas mengalir;
hingga hilirnya bersua dengan garis senyumku
hingga ringannya terbawa angin
dan lepas, dan menyentuh siapapun yang terenyuh.
biarkan dia ada dan pergi
karena dia begitu suci
dan aku tak lebih dari binatang singit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar