aku bumi.
dari dulu, aku sudah tahu bahwa di antara gemintang selalu ada awan yang menggulung. sinar gemintang cantik kadangkala terhalang oleh awan-awan itu. kadangkala, malam gulita karenanya.
namun baru aku resapi, nyatanya eksistensi awan lebih dari itu. awan menurunkan hujan untuk petani, awan menghalangi terik mentari di siang hari, awan menjaga bumi dengan caranya sendiri.
jadi baik di siang maupun di malam, aku harus berkawan karib dengan awan.
meski terkadang sulit sekali menggapai gemintang karena gulungan awan.
tidak apa-apa.
setidaknya,
awan terlalu sepele untuk cahaya purnama.
:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar