'go, go, go...' they say, but do you ever stop and think?
waktu kuliah merasa seperti orang yang kayak gitu. pada akhirnya di umur ke-24 ini jadi... loh, terus hidup mau dibawa ke mana?
baru sadar ternyata gw itu orang yang sangat mendasarkan segala sesuatu yang dilakukan dengan value, lumayan stubborn juga... atau idealis. makanya, di dunia korporat yang serbacuan ini, merasa hidup sebagai hipokrit aja. what impact do i even bring to this world? amit-amit malah kalau ternyata lebih bawa mudharat daripada manfaat.
dari dulu selalu pengen melakukan sesuatu yang align dengan sustainable development goals-nya UN. dan kayak, di umur segini, what can i do? is it too late now to change my life trajectory?
heck, where do i even want my life to go? SDGs kan luas, what do i even want to do about it?
for now, rasanya ingin S2 manajemen, lalu ingin kerja sama orang yang se-value, lalu ingin bikin foundation sendiri yang mendukung value itu.
tapi, lagi... ini terlalu idealis gak sih? is it doable? is it profitable enough for me to make it my source of income? am i being stubborn now?
either way, segalanya yang "terlalu" gak baik, kan? makanya, jadi bingung: lalu nanti gimana?
...hehe, and how, exactly, will i reach that emotional satisfaction through my work? and... is it realistic enough?
atau apakah di luar sana ada suatu organisasi yang bisa menaungi value gw itu, yang bisa membuat gw nyaman untuk berkembang dan memberikan manfaat, yang cukup profitable juga, sehingga gw bisa dapet both emotional satisfaction dan kebutuhan fisiologis terpenuhi?
hoah.
.
.
now is really the time to pause and think. AND ALSO SEE--see within yourself and see the reality around you.
.
.
karena segalanya yang "terlalu" itu gak baik, termasuk terlalu idealis. heck, itu mah namanya keras kepala.
.
.
dan pada dasarnya...
gw cuma mau hidup yang bermanfaat buat orang lain. itu aja. titik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar