Kamis, 09 November 2017

aku semu:
ikut mengalir dengan sungai waktu,
ikut berdebum bersama derasnya hujan,
pun, ikut mengambang dengan sepoi angin.

ah, mungkin itu dulu.

sepertimu,

kali ini biarkan aku melenggok ketika dunia berputar,
atau terbang ketika halilintar menggelegar,
atau bersinar ketika bintang terjatuh.

karena,

hilirku haruslah berpapasan dengan hilirmu,

aku harus bertemu denganmu.

-----
tulisan ini dibuat berbulan2222222 yang lalu, terus tiba-tiba baca waktu jenuh ngelaprak, dan aku suka. galau ariska is the most poetic ariska ya ternyata. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar