dia berkeringat;
tangannya mendingin;
pupilnya bergetar;
dia panik;
atau, takutkah?
mengapa pula, hai gadis;
mengapa pula kau mesti takut pada senyum menawan itu?
senyum si Tuan itu;
Tuan yang aku tahu kaucintai;
kau pun tahu, bukan?
mungkin lelaki itu tersenyum selama sedetik?
tidak;
satu jam?
ah, dia tidak peduli;
dia menyukai lengkung terkutuk itu;
"mungkinkah dia cinta padaku juga?"
gadisku yang kusayangi;
waspadai hatimu yang lemah itu;
patutkah kaupercaya si Tuan ini?
ha, ha, ha;
hai gadis yang kulindungi;
patutkah kau percaya?
di antara badai emosi;
dan senyum termenakjubkan di seluruh dunia;
jangan harapkan kewarasannya;
"apakah sebuah bibir pernah semabukkan ini?"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar