halo, 28 November, yang katanya memiliki bulan purnama terindah.
yang menulis masih bingung, loh.
yang menulis masih bingung, loh.
dia punya 1000 pendapat tentang dirinya sendiri; yang melebih-lebihkan mungkin, yang barangkali malah tidak benar.
katanya, dia tidak punya pendirian; dia tidak bisa berpendapat; dia patung;
katanya, dia sering menyesal; dia berorientasi pada masa sekarang; dia tidak tahu apa itu susah payah;
katanya, dia pemilih; dia idealis; dia perfeksionis;
katanya, dia bahagia; dia menyedihkan; dia menyembunyikan;
katanya, dia penakut.
dia penakut, dia berani bilang dia penakut. pun sama halnya saat dia berani bilang dia bodoh. sejenis, setipe. selurus jalan pikiran dia yang sederhana; semudah membaca buku tanpa tulisan. takut mengecewakan, takut dikecewakan; dan semuanya berkecamuk, dan semuanya sama-sama ingin ideal, dan semuanya sama-sama ingin menguasai.
dia lemah. dia membenci itu, lemah. dia ingin mereka melihatnya sebagai pribadi yang kuat, yang mampu, yang bisa, yang dapat; dia setidaknya berusaha. tapi dia lemah. menyesal, ingin kembali, membodohi diri sendiri, membuang waktu.
hancur, semuanya. iya kan?
karena dua kata itu, kah? "takut" dan "lemah"?
***
kamu, siapa?
semudah itukah menghidupkan lalu membunuh lagi? semudah membuka lalu menutup lagi?
iya, kamu.
yang bermain dengan seribu pintu, dan menutupnya satu-satu.
kamu, iya, kamu.
yang berkecamuk di atas taman, yang berdendang di atas badai.
kamu, iya.
yang datang, lalu pergi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar