Sabtu, 28 November 2015

28 November 2015

aku, siapa?

halo, 28 November, yang katanya memiliki bulan purnama terindah.

yang menulis masih bingung, loh.

dia punya 1000 pendapat tentang dirinya sendiri; yang melebih-lebihkan mungkin, yang barangkali malah tidak benar.

katanya, dia tidak punya pendirian; dia tidak bisa berpendapat; dia patung;

katanya, dia sering menyesal; dia berorientasi pada masa sekarang; dia tidak tahu apa itu susah payah;

katanya, dia pemilih; dia idealis; dia perfeksionis;

katanya, dia bahagia; dia menyedihkan; dia menyembunyikan;

katanya, dia penakut.

dia penakut, dia berani bilang dia penakut. pun sama halnya saat dia berani bilang dia bodoh. sejenis, setipe. selurus jalan pikiran dia yang sederhana; semudah membaca buku tanpa tulisan. takut mengecewakan, takut dikecewakan; dan semuanya berkecamuk, dan semuanya sama-sama ingin ideal, dan semuanya sama-sama ingin menguasai.

dia lemah. dia membenci itu, lemah. dia ingin mereka melihatnya sebagai pribadi yang kuat, yang mampu, yang bisa, yang dapat; dia setidaknya berusaha. tapi dia lemah. menyesal, ingin kembali, membodohi diri sendiri, membuang waktu.

hancur, semuanya. iya kan?

karena dua kata itu, kah? "takut" dan "lemah"?

***

kamu, siapa?
semudah itukah menghidupkan lalu membunuh lagi? semudah membuka lalu menutup lagi?
iya, kamu.
yang bermain dengan seribu pintu, dan menutupnya satu-satu.
kamu, iya, kamu.
yang berkecamuk di atas taman, yang berdendang di atas badai.
kamu, iya.
yang datang, lalu pergi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar