Rabu, 22 Maret 2017

aku pun gak ngerti.

kamu itu kayak permen karet, dan aku usus 12 jari. kamu itu susah dicerna. sebenernya enak, tapi bakal menumpuk, bikin sesak, dan akhirnya merusak. selama ini, itu ideologi aku terhadap kamu.

karena aku adalah usus 12 jari yang takut sakit.

dan kamu cuma seonggok permen karet yang gak sepatutnya hadir.

meski begitu, aku,
suka kamu.

--

i'm sorry for never taking the chance, for being such an evil coward who never learns. for hurting you. for everything. you deserved better.

and still i can never thank you enough for the butterflies, for the patience, for the laugh you share with me.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar