Minggu, 15 September 2013

Debu-debu dan cheesecake dan secangkir kafein di antara derasnya hujan dan obrolan tentang musim semi.

So here's the deal. This is going to be nasty, and you, whoever you are, won't laugh, k?
.
.
Detik itu dia menulis
Mengukir kata, merantai asanya
Kutanya, duhai gadis, mengapa?
Dia bergeming, membalas pada goresan pena

Hari itu dia menulis
Mengukir kata, membumbung mimpinya
Lagi kutanya; wahai pujangga, mengapa?
Dia menghela,

"Karena aku ingin terbang,
dibawa tetes-tetes tinta di atas helai ini.
Pada imajinasi abstrak yang aku pun tak bisa mendefinisikannya.
Aku ingin pergi.
Aku ingin mewujudkan mimpi.
Aku ingin api."

Dia menulis
Menunduk setinggi ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar