.
.
Detik itu dia menulis
Mengukir kata, merantai asanya
Kutanya, duhai gadis, mengapa?
Dia bergeming, membalas pada goresan pena
Hari itu dia menulis
Mengukir kata, membumbung mimpinya
Lagi kutanya; wahai pujangga, mengapa?
Dia menghela,
"Karena aku ingin terbang,
dibawa tetes-tetes tinta di atas helai ini.
Pada imajinasi abstrak yang aku pun tak bisa mendefinisikannya.
Aku ingin pergi.
Aku ingin mewujudkan mimpi.
Aku ingin api."
Dia menulis
Menunduk setinggi ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar