Minggu, 14 April 2013

Sedihnya :"(

I have finished reading HPOotP for nearly two hours now, but this empty feeling is still crusting within me. AAAHH! You'll understand as soon as you read the book, or at least the full scene of Sirius's death, sooooo dramatic, truly madly deeply. When Bellatrix Lestrange, cruelly, annoyingly, hatefully, innocently, ngeselinly, cast the killing curse, Avada Kedavra, towards him, and he slowly sinks to the archway, and Harry's reaction, and Lupin's attempt to stop him chasing Sirius to the archway... AAAAHHH!!!! Sedih masbro!

Baca geura baca :(

Momen pas Sirius meninggal terus dia masuk ke archway T.T


AAAAAAA ini kasian abis sedih!!!!!!!


Harry kasiaaaannn!!

Harry kasian abis! HAAAA! Ganteng ganteng gitu nangis!! Itu tidak boleh itu! Pengen bilang, "Gak papa, Harry, gak papa, kan ada aku," kemudian kita langsung kabur ke Norwegia dan kawin lari, oke ini getek -___- btw kan si Harry di situ 15 taun dan eke juga 15 taun, berarti jodoh!!!!

AAAA tetep aja kasian :( Harry tuh kan udah gak punya orangtua, satu-satunya orang yang paling rada kayak orangtua kan Sirius doang, Lupin juga sih, tapi kan Harry lebih deket ke Sirius, terus Sirius meninggal. SUMPAH IH SI BELLATRIX PENGEN GUA CATOK!!!!!!!!!!!!!!! Ngeselin!!!!! Sekalian gua catok pake setrika tuh, biar rambutnya lurus mengilap cling cling kayak si Lucius!

Heuuuu, gak ngerti lagi deh, ah, sama mama kedua yang gak pernah ngakuin gua sebagai anak, J.K. Rowling, kenapa dia sangat jahat? Apakah dia adalah anak Slytherin? Gak juga deng, gak ngaruh. Tapi ya Allah kenapaaaaa??! *gaya raditya dika* kenapa Sirius harus mati???!

Sedih pokoknya sedih :(

Btw, cuman pdf beginian doang soalnya gak punya buku benerannya :( abis males nabung huahaha #donttrythisathome

Tidak ada komentar:

Posting Komentar