Jadi, malam ini biarin saya berpikir, jadi dewasa, berkembang, atau apalah bahasa kalian. Saya selalu memuji-muji mereka yang 'tumbuh', yang bisa serius, yang talk less do more. Yang tau mereka mau jadi apa, berpikiran panjang, memakai bahasa baku, dan menggunakan kata "saya". Hell yea, mereka memang kharismatik.
Saya ingin menjadi mereka, pertanyaannya: Kapan? Apa?
Sudahlah.
Entri-entri yang sebelumnya, saya juga bilang kalau saya bingung saya mau jadi apa. ASTRONOM!! Yeaaaaaaaaaaaa!! Tapi katanya tidak menjanjikan, apa saya harus susun ulang planning hidup saya, berpikir ulang, dan pada akhirnya...menjadi apa yang bukan saya? Hidup dalam keterpaksaan, dengan iming-iming milyaran rupiah atau bahkan dolar, tapi jika saya memang mendapatkan itu, orang yang mendapatkan itu bukan saya. IYKWIM.
Katanya bekerja itu 90% dimarahi bos, jadi prinsip hidup saya: "Lakukanlah apa yang kausuka, sehingga bekerja bagaikan bermain." itu salah besar? Teoritis, namun tidak rasional? Hmmmm, bahasanya keren. Enggak, enggak. Saya juga bingung, saya masih 15 tahun, saya gak ngerti kehidupan yang sebenarnya seperti apa.
Sebenernya sih, mau saya nanti jadi miskin kek, hidup ngontrak gitu, atau ngekos, atau numpang (gak mau sih sebenernya kalo yang ini mah), tapi kalo kerjaan saya meneliti jagad raya di atas itu... semuanya pasti bakal worth it. Yah..
Tapi kalau dipikir-pikir sih, ada jurusan-jurusan lain dan pekerjaan-pekerjaan lain yang juga asik dan sebenernya gak kalah kerennya dibandingkan astronom. Contohnya, teknik pangan? Gak tau deng. Intinya mah gitu. Cuman, hati saya sekitar 80% maunya ke astronomi, sisanya, ya keraguan ini. Toh kalo saya pinter di sana, saya bisa jadi dosen, ya kan? Jadinya gak bakal ngenes-ngenes amat.
Saya gak mau gimana nanti, atau bahasa kerennya let it flow, let it go, God knows best... lah, usaha dulu atuh, baru tawakal. Saya mau berpikir panjang, tapi masih belom klimaks semuanya ini... padahal udah 4 episode. Bah, maksudnya udah 4 entri saya ngebahas ini ini wae tapi gak ada kemajuan, huftah.
Mungkin bakal ngelanjutin jadi astronom, mungkin juga...enggak. TAPI PENGEN! Huftah. Perlu nanya-nanya lagi nih ke papah sama mamah, bersambung lagi deh nih huuuu
Ada lagi satu, manajemen waktu. Mungkin kalo ada ulangan manajemen waktu, saya bakal diremed. Hmmm, gak sih, manajemen waktu emang diulanganin, tapi gak secara langsung. Saya gak bisa bagi waktu antara belajar sekolah, dan lain-lain. I'm fvcked, bahasa bule gaulnya. Dan itu bikin suatu perasaan yang ughhhhhh, yang aaaargghhh, yang ihhhhh, yang rasanya "Kok gue asa gini amat jadi orang."
Bakal sukses gak ya, kalo begini? Maksudnya, bisa gak ya tercapai target semua itu? Mulai deh ragu-ragu-_- Harusnya sih gak gini ya. Harusnya tetep positive thinking, tapi akhir-akhir ini sekolah lagi sibuk, gak tau bisa apa enggak ngebaca-baca tumpukan kertas unyu itu lagi hmmm.
Semangat deh ariska!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar